Kumbang dan Bunga
Sesuatu yang tak mudah bagi orang biasa namun sangat luar biasa bagi Bunga, tubuhnya terasa sangat lemah dan sulit digerakkan. Akan tetapi membayangkan dirinya akan mendapatkan kekejaman seperti sebelumnya, Bunga menguatkan dirinya untuk terus bergerak. Untunglah air terjun yang tertutup semak tebal seolah memberikan peluang kepada Bunga untuk bersembunyi. Sementara di bagain luar gua beberapa orang warga telah sampai dan menangkap basah lima orang laki-laki yang memburu Bunga.
Mereka semua adalah orang-orang dengan reputasi yang baik di dalam masyarakat, gerak-gerik yang mencurigakan terasa bagi mereka namun hubungan mereka berlima dengan ayah korban sangat baik. Mereka beralasan malam itu hendak memancing di sungai tersebut, dan beruntung warga yang berpapasan percaya tanpa komentar sedikitpun. Dan di gua Kumbang dan bidan muda itu akhirnya tersadar dan dalam sekejap keduanya panik kehilangan Bunga.
Bunga sendiri terus memeluk lututnya yang goyah akibat kelima laki-laki yang nyaris menemukan dirinya. Kecemasan yang luar biasa menyisakan rasa pedih dalam hatinya yang ngelangsa, bibirnya komat kamit berucap doa pada sang pencipta agar dirinya dapat tertutup dari pencarian kelima pria tadi. Kumbang dan bidan desa menjadi penyelamat bagi dirnya. Bunga hendak mencari mereka namun kakinya terasa berat dan sulit melangkah.
Bersambung...
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
