Kumbang dan Bunga
Kelima laki-laki yang semula mendengar banyak langkah kaki dan sinar obor menerebos rapatnya hutan dengan jajaran pepohonannya. Namun langkah kaki mereka terhenti saat melihat punggung kecil dan bayangan kecil yang berlari menerobos gelapnya malam. Mereka bergerak cepat mengikuti langkah anak kecil yang diduga menyelamatkan Bunga. Mereka harus bertindak cepat agar perbuatan mereka tidak diketahui oleh warga.
Mereka berhenti tepat di depan sebuah air terjun, jejak anak laki-laki tadi hilang dibalik air terjun tersebut. Setelah berdiskusi sejenak kelimanya memutuskan untuk masuk dan memeriksa apa yang ada di balik air terjun tersebut. Dan mereka berbagi masuk lewat jalur memutar kelihatan akan lebih baik dan mengurangi resiko jika ada orang lain yang mengikuti anak kecil tersebut. Namun akhirnya mereka bertemu kembali di depan mulut gua yang cukup sempit.
Langkah mereka pasti akan tetapi langkah itu akhirnya tertahan saat mendengar dua orang yang sedang berbicara dengan sangat pelan dan nyaris tak terdengar. Seorang wanita dan anak kecil yang tadi mereka ikuti sekarang ada di dalam gua. Kemudian samar-samar kelimanya melihat gadis kecil yang mereka culik telah terbaring di batu pipih dengan kondisi lebih sehat karena lukanya telah diobati. Kelimanya saling bertatapan dan mata mereka mengirim sebuah sinyal jahat.
Bersambung...
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
