Oria Lasmana

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Kumbang dan Bunga

Kumbang dan Bunga

Mereka kaget dan tak menyangka akan terkecoh oleh anak kecil sekarat yang nyawanya berada ditelapak tangan mereka. Sebuah kenyataan seakan menampar mereka semua, orang dewasa yang lengah dan akhirnya dihadapkan pada kenyataan jika semua yang mereka jaga agar tetap pada posisi yang seharusnya akhirnya buyar. Mereka melihat bagaimana Kumbang dan bidan itu akhirnya ditolong oleh warga desa, dalam keramaian mereka tetap gagal menemukan Bunga.

Kumbang yang dibantu warga, akhirnya dapat membuka matanya dengan ringan melihat kelima laki-laki dewasa yang memburu mereka. Wajah yang familiar dan gestur tubuh yang terlalu mencurigakan, membuat anak laki-laki sepintar Kumbang dapat menebak kalau ada yang mereka cari. Sementara bidan baik hati tersebut hanya luka di kepala yang terdeteksi sedikit parah. Warga yang membantu cukup dapat menghentikan pendarahan lokal.

Mereka dengan mudah menebak siapa yang berbuat jahat, rasa kantuk dan luka pada kepala yang menandakan sesuatu telah dicampurkan pada makanan atau minuman. Hal yang mengakibatkan mereka berdua ketiduran dan orang tersebut dengan leluasa melancarkan aksinya. Namun saat Kumbang melihat keatas batu lebar yang semula berbaring Bunga, keadaanya telah kosong. Kedua orang tua Bunga yang menyaksikan hal tersebut hanya dapat menagis kecewa.

Bersambung...

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post