Kumbang dan Bunga
Kumbang menatap pergerakkan yang aneh dari kejauhan, ada lima titik hitam yang sedang di lingkari oleh titik hitam kecoklat-coklatan. Banyak tanda yang pernah dirinya lihat akan tetapi tanda yang muncul kali ini semakin membahayakan. Saat itu tidak ada satu benda pun yang dapat memperjelas objek apa yang sedang dikelilingi oleh makhluk hitan yangn besar. Sesekali menyeringai dengan maksud memamerkan deretan gigi mereka yang runjing dan tajam.
Sungguh sesuatu yang tak masuk akal kelima titik itu teryata kelima orang yang telah merebut hari-hari yang bersahaja. Kemudian dalam waktu yang tak berapa lama segala yang awalnya dianggap tepat mendadak menjauh. Bunga nampak gelisah dengan menggulung ujung pakaiannya, meatung lalu tersendak kaget saat titik-titik kecil yang membentuk lingkaran tadi menerjang ke depan sebuah pemandangan memilukan di sajikan.
Lima titik hitam tersebut semakin di serbu, dan dari kejauhan terpantau beberapa kelompok lain juga ingin bergabung. Bunga yang melihat terpekik kaget, kedua telapak tangannya menutupi mulut yang awalnya hanya spontan perlahan disengaja. Bunga tak ingin berkompromi selayaknya alam menjalankan tugasnya yang selama ini hanya diam. Kelimanya semakin terdesak, hingga bahu mereka akhirnya bersentuhan dengan kekuatan terakhirnya menyerang musuh.
Bersambung...
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
