Kumbang dan Bunga
Mereka memutuskan pergi meninggalkan rumah besar setelah mengetahui kebenaran yang menyakitkan bagi Bunga. Bunga memilih beberapa pakaian dan membawa semua uang dan perhiasan yang dimilikinya, memang tak seberapa. Bunga juga membawa hewan peliharaannya, seekor kucing hitam pekat dimana hewan tersebut diperolehnya secara tak sengaja dijalan setelah pulang sekolah. Bunga memasang jaket tebalnya dan penutup kepala.
Setelah memastikan keberadaan mereka aman, kedua anak-anak tersebut bergerak meninggalkan kamar dan berniat keluar dari rumah besar. Suara kaki yang menginjak kayu berdenyit namun tidak cukup untuk menggangu waktu istirahat orang lain. Kedua anak-anak tersebut selamat sampai ke depan pintu keluar dari arah belakang. Jantung mereka berdua berdetak tak karuan sehingaga kesuanyian membangun dinding tinggi diantara keduanya.
Sejauh ini semuanya berjalan nyaman dan aman bagi segelintir orang bukan perihal besar dan menakutkan akan tetapi harus dilalui. Mereka baru merasa sedikit nyaman setelah mendapatkan akses untuk pergi dari desa dan menemukan jalan kebenaran. Kumbang menaikan leher jeketnya yang warnanya sudah mulai memudar dan berlobang disana sini. Bunga yang kasihan melihat tampilan Kumbang, memberikan switer yang dirajut sendiri. Setelah memastikan segalanya tepat maka keduanya berjalan fokus menembus malam.
Bersambung...
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
