Oria Lasmana

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Kumbang dan Bunga

Kumbang dan Bunga

Kumbang melirik sejenak ke arah pintu masuk utama, matanya yang tajam seakan ingin menelan orang yang gagal melindungi sahabat kecilnya. Kumbang mengepal jari-jari tangannya seakan-akan hendak melampiaskan segala kemelut yang ada dalam hatinya. Emosi yang menari-nari meronta hendak keluar dari tubuhnya sejak matanya melihat dengan jelas bagaimana seorang ayah yang telah berkoordinasi dengan laki-laki yang menyakiti anaknya.

Kumbang tersadar saat seorang pelayan menegurnya dan menanyakan bagaimana dan apa tujaunnya masuk, dengan cepat anak laki-laki itu menjawab jika dirinya hendak menjemput beberapa botol ramuan herbal yang dibutuhkan nona rumah dalam pengobatan. Sekaligus memberikan beberapa vitamin pesan dari bu bidan padanya. Setelah berbasa basi sedikit Kumbang meninggalkan rumah tersebut, namun saat melewati pagar dirinya kembali bertemu dengan kelima pelaku kejahatan.

Kelima orang pria dewasa yang belum menyadari jika Kumbang menjadi salah satu saksi kunci atas kejahatan yang mereka lakukan terlihat santai dan terus mengodanya dengan pertanyaan-pertayaan biasa. Kumbang enggan meladeni akan tetapi agar tetap menjaga kenyamanan dirinya dari gangguan orang-oarang tersebut dan agar mereka tetap tenang dan tidak curiga akhrinya memilih meladeni sambil mengorek sejumlah informasi.

Bersambung...

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post