Kumbang dan Bunga
Kumbang pergi namun pikirannya tetap tinggal, anak laki-laki tersebut serius dalam keinginannya untuk menjaga sahabatnya. Kumbang berniat berangkat besok pagi segeranya untuk membantu memberikan catatan pernyataan dari Bunga kepada staf ahli kepolisian yang tentunya akan memberikan keadilan yang sepenuhnya. Saat melewati pintu keluar belakang sebuah tangan kasar dengan pasti merenggut tubuhnya dan membawanya ke sebuah ruangan.
Ruangan kosong hanya sebuah meja jepara dan satu stel kursi yang terlihat sangat mewah dan mengkilat. Dan dulu mereka berti
Bersambung...
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
