Oria Lasmana

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Kumbang dan Bunga

Kumbang dan Bunga

Setelah hujan reda Kumbang meminta Bunga untuk bersiap karena mereka akan menemui polisi desa kembali untuk memberikan bukti pelaporan mereka. Mereka butuh keamanan dan pengobatan segera bagi Bunga. Baru saja mereka hendak pergi, kepala Bunga kembali berdenyut dan anak perempuan itu jatuh tak berdaya di lantai. Tubuhnya sekarang menggigil karena suhu yang kembali naik secara perlahan-lahan, Kumbang siap memeriksa sekeliling.

Suara-suara langkah yang semakin mendekat dan bunyi ranting patah membuatnya sedikit lengah, tiga dari enam tersangka kembali ke rumah dinas. Rumah yang telah mereka otak atik namun akhirnya mendengar seruan angin jika cucu pembawa berkah mereka telah dekat dan kini ada di dalam desa. Masyarakat yang percaya mulai berkurang akan tetapi cerita hanyalah sebuah pengalaman yang baru terjadi, mereka mulai menyabutnya dengan ikhlas.

Seorang pemuda agak tinggi tampak muncul di halaman rumah dinas serentak kedua kanak itu kaget dan spontan berhenti. Sekarang pemuda itu membantu mereka mencapai rumah kediaman kepala desa.Bunga menatap halaman rumahnya seakan-akan menunggu mereka dalam keadaan diam akan tetapi jebakan murahan itu sengera menunjukkan pemiliknya. Perbuatan salah seakan mendorong mereka untuk menormalisasi apa yang mereka lihat dan dengar sangat mudah.

Bersambung...

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post