Kumbang dan Bunga
Mereka hanya menunggu waktu yang tepat untuk bergerak meninggalkan tempat persembunyian sementara. Kumbang dan Bunga menunggu dalam gua yang tersembunyi diantara lebatnya semak belukar, dengan hati-hati keduanya menunggu seolah-olah waktu akan berhenti. Narasi yang tepat adalah kesemuanya harus terlaksana dengan sebenarnya. Dan kedua anak kecil yang masih belum tahu apa-apa tersebut hanya bisa menerima kondisi saat ini.
Sejauh mata memandang hanya pohon yang rapat, dan matahari yang tertutup rapatnya dedaunan. Kumbang tidak berani meninggalkan hutan karena dirinya tahu kalau meninggalkan hutan akan membahayakan mereka berdua. Kecemasan Kumbang terbukti karena keenam orang pria dewasa tersebut berbagi tugas. Tiga orang dari mereka memilih masuk ke dalam hutan untuk mengejar keberadaan kedua anak tersebut.
Mereka membawa senjata lengkap untuk menyelesaikan urusan yang belum tuntas yaitu mengejar dan menangkap keduanya lalu mengeksekusi. Sungguh diluar prediksi mereka karena keduanya sulit untuk dieksekusi. Karena hanya ada kesempatan di awal namun gagal mereka lakukan, mereka berenam kalah oleh dua orang anak kecil. Sehingga keputusan telah diperoleh jika mereka semua akan memburu sampai keduanya tertangkap.
Bersambung...
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
