Oria Lasmana

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Kumbang dan Bunga

Kumbang dan Bunga

Mereka rapuh sesaat akan tetapi segera mereka tersadar jika kerapuhan mereka akan menjadi kelemahan dan musuh akan menang. Hatinya masih hancur melihat dengan mata kepalanya sendiri satu per satu orang baik yang bersedia membantu dan melindungi mereka perlahan mendapatkan tekanan. Bersyukur karena orang yang telah membantu mereka semuanya masih hidup. Kumbang memanggil Bunga mengajaknya makan malam dengan menu yang layak bagi manusia.

Selang beberapa lama mereka selesai makan dan Bunga menyelesaikan tugasnya untuk membantu, akhirnya semua beres keduanya tergeletak karena kelelahan. Mereka masih menunggu hujan reda untuk pergi ke rumah Kumbang untuk bersembunyi sampai nanti bidan sehat maka barulah mereka berobat dan setelah seminggu akan dilakukan pemeriksaan ulang di ibu kota kecamatan. Sebelum waktunya semua orang berubah pikiran.

Malam itu mereka tertidur dengan baik kedua anak-anak tersebut terbangun hampir bersamaan saat hidung mereka mencium wangi bubur ayam dari dapur sederhana. Dua mangkok sederhana yang ditata sangat rapi dan mengundang selera. Wanginya bubur nasi yang terpadu oleh suiran ayam yang sangat banyak membuat perut mereka berbunyi.

Bersambung...

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post