Kumbang dan Bunga
Bunga sekarang tak perlu sembunyi lagi, raga dan jiwanya telah bebas dalam berekspresi. Bunga telah dibawa kembali ke rumah besar. Sepenuhnya berada dalam pengawasan ibu dan petugas keamanan yang terus berjaga di depan pintu kamar. Setiap orang yang masuk akan melewati tahap pemeriksaan dan jika Bunga ingin meninggalkan kamarnya maka akan mendapatkan pengawalan ketat. Semua orang merasa lega karena situasi telah kembali normal.
Saat musim kemarau mengusir hujan, semua pelaku akhirnya tertangkap dan mereka semuanya dinyatakan bersalah. Keterangan dari saksi dan korban telah dikumpulkan oleh penuntut dan pembela sehingga menjadi perbincangan yang meledak disaat itu. Bagaimana logika manusia normal bisa melakukan hal yang terburuk kepada darah daging sendiri. Ayah Bunga yang secara tidak langsung terlibat juga terseret kedalam pengadilan.
Saat kejadian buruk itu dibicarakan dan pengadilan menjadi wadahnya, semua orang mengutuknya sebagai sebuah kejahatan keluarga. Semua yang menjadi penderitaan Bunga akhirnya dapat diurai satu persatu sehingga gadis kecil yang malang itu kembali percaya diri. Semua menjadi lega saat keputusan hakim dibacakan semua orang yang bersalah telah di serahkan ke tempat yang pantas untuk mereka dan butuh waktu yang lama bagi mereka semua untuk bebas.
Bersambung...
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
