Oria Lasmana

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Kumbang dan Bunga

Kumbang dan Bunga

Pintu gerbang terdengar bergeser saat sang surya mulai menampakan sinar di ufuk timur, dan suara kayu-kayu bakar yang mulai dilahap api mengiringi kokok ayam. Waanita itu menyeka air matanya dan merapikan syal yang menutupi lehernya yang jenjang. Aroma bubur nasi dan goreng ayam dari arah dapur ditambah harumnya biji kopi yamg telah ditumbuk dari periuk air panas di dapur membuka pagi yang datar sama seperti biasanya.

Pintu utama terdorong dengan bunyi yang cukup keras menandakan orang yang datang masuk secara tiba-tiba atau tergesa-gesa. Saat dirinya menoleh ke arah pintu disana sosok yang sangat familiar baginya sedang berdiri mematung dan menatapnya dengan pandangan rindu. Mulutnya spontan terngaga dan matanya terbelalak seperti hendak keluar menandakan orang yang masuk ke dalam rumah besar di pagi ini adalah hantu.

Hantu yang datang dari masa lalu yang hendak dikuburkan dengan rasa malu, cemas dan penyesalan. Akan tetapi hantu tersebut tidak ragu untuk memberikan senyuman terhangatnya dan spontan terbang mendekat. Rasanya jantung wanita itu mau copot begitu dadanya yang kurus mendapatkan sandaran dari daging yang dibingkai rangka yang berbau wangi. Semuanya tertata bersih dan saat wanita itu menatap bola matanya, kehampaan itu muncul kembali.

Bersambung...

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post