Bukan Cuma Menghafal Mengapa Konstruktivisme Jadi Kunci Belajar Seru di Kampus?
Penerapan Konstruktivisme dalam Pembelajaran
Kategori ini membahas terkait bagaimana penerapan konstruktivisme dalam pembelajaran. Pada tinjauan literatur yang ditinjau di ketahui bahwa konstruktivisme diterapkan dalam pembelajaran matematika (Bas & Kivilcim, 2021), Kimia (Iyamuremye et al., 2023), Keperawatan (Thomas et al., 2014), Pendidikan Khusus (Sanal & Erdem, 2022), dan berbagai disiplin ilmu (Arik & Yilmaz, 2020) (Kara, 2018).
Beragamnya bidang ilmu yang menerapkan pendekatan konstruktivisme ini menunjukkan relevansinya yang luas. Hal ini mengindikasikan bahwa prinsip-prinsip konstruktivisme dapat bermanfaat terlepas dari apapun bidang studinya karena konstruktivisme ini berupa kegiatan membangun pengetahuan dari pengalaman pembelajaran yang dilakukan oleh siswa atau mahasiswa. Namun perlu dipertimbangkan untuk merencanakan kegiatan pembelajaran yang bisa memaksimalkan kemampuan peserta didik dalam membangun pengetahuannya serta efektifitas waktu dalam penerapannya.
Penerapan konstruktivisme dalam tinjuan yang di analaisis dapat berupa penerapan teori dari konstruktivisme untuk mengkonstruksi suatu konsep (Rees et al., 2022), penerapan pendekatan konstruktivisme dalam model pembelajaran berbasis masalah (Kantar, 2014), penerapan konstruktivisme dalam pembelajaran dengan virtual reality (Marougkas et al., 2023), dan secara umum tinjauan menjelaskan penerapan konstruktivisme dilakukan dalam kegiatan pembelajaran.
Dampak Penerapan Konstruktivisme dalam Pembelajaran
Kategori ini membahas tentang bagaimana dampak dari penerapan konstruktivisme dalam pembelajaran berdasarkan apa yang disajikan dari tinjauan literatur yang ditinjau. Berdasarkan skema yang ada pada gambar dapat dilihat bahwa dampak dari penerapan konstruktivisme dalam pembelajaran dari literatur yang ditinjau diantaranya adalah 1) meningkatkan hasil belajar siswa (Al-Sakkaf et al., 2019) (Candra & Retnawati, 2020) 2) meningkatkan prestasi akademik siswa (Semerci & Batdi, 2015) (Ayaz & Şekerci, 2015) dan (Arik & Yilmaz, 2020). 3) Memperbaiki sikap siswa terhadap pembelajaran (Ayaz & Şekerci, 2015), (Semerci & Batdi, 2015), (Toraman & Demir, 2016). 4) Mengefektifkan kegiatan pembelajaran dalam berbagai bidang ilmu (Yeravdekar & Raman, 2022), (Iyamuremye et al., 2023), (Bas & Kivilcim, 2021), (Kara, 2018). Berdasarkan hasil tinjauan tersebut diketahui bahwa penerapan konstruktivisme memiliki dampak yang positif terhadap keberhasilan dalam suatu kegiatan pembelajaran. Hal ini disebabkan karena dengan mengkonstruksi pengetahuan, peserta didik bisa mendapatkan pemahaman yang lebih bermakna.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
