Oria Lasmana

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Si Merah Penggugah Selera

"Gulai Ujuang-Ujuang" (atau sering disebut Gulai Asam Padeh Ujuang-Ujuang) adalah hidangan khas Minangkabau yang sangat populer, khususnya di daerah Payakumbuh dan Lima Puluh Kota.

Istilah "ujuang-ujuang" sendiri merujuk pada variasi potongan daging sapi yang digunakan, yaitu campuran antara tunjang (kikil), gajeboh (lemak), urat, dan bagian daging lainnya. Hidangan ini biasanya dimasak dengan gaya Asam Padeh (asam pedas), sehingga kuahnya cenderung tidak bersantan kental atau bahkan tanpa santan sama sekali, memberikan rasa segar, pedas, dan asam yang kuat.

Berikut adalah panduan resep untuk membuat Gulai/Asam Padeh Ujuang-Ujuang yang nikmat:

Bahan Utama

500 gram - 1 kg campuran daging: Tunjang (kikil), gajeboh (lemak), dan daging tetelan/urat.

1 liter air (untuk kuah).

3 lembar daun jeruk, buang tulang daunnya.

1 lembar daun kunyit, ikat simpul.

2 batang serai, memarkan.

3 keping asam kandis (kunci rasa asam yang otentik).

Bumbu Halus

150 gram cabai merah keriting (sesuaikan selera pedas).

10 butir bawang merah.

5 siung bawang putih.

3 cm lengkuas.

2 cm jahe.

2 cm kunyit.

Garam secukupnya.

Cara Membuat

Persiapan Daging: Bersihkan semua jenis daging (tunjang, gajeboh, urat). Jika menggunakan tunjang, pastikan sudah direbus hingga empuk sebelumnya. Potong-potong semua daging sesuai selera.

Menumis Bumbu: Panaskan sedikit minyak, tumis bumbu halus bersama daun jeruk, daun kunyit, dan serai hingga aromanya harum dan bumbu matang (tidak langu).

Memasak Kuah: Masukkan air ke dalam panci, lalu tambahkan bumbu yang sudah ditumis. Aduk rata.

Memasukkan Daging: Masukkan potongan daging (tunjang, gajeboh, urat) ke dalam kuah.

Proses Perebusan: Tambahkan asam kandis. Masak dengan api kecil hingga kuah menyusut, bumbu meresap ke dalam daging, dan minyak dari gajeboh keluar (membuat kuah tampak berminyak alami dan sangat gurih).

Koreksi Rasa: Tambahkan garam atau kaldu bubuk sesuai selera. Pastikan perpaduan rasa asam, pedas, dan gurih sudah pas.

Penyajian: Angkat dan sajikan selagi hangat dengan nasi putih.

Tips dari Dapur Minang:

Kunci Kelezatan: Rahasia "Ujuang-Ujuang" yang enak terletak pada kualitas asam kandis dan kesabaran saat merebus daging agar lemak (gajeboh) menyatu dengan kuah.

Variasi: Jika Anda lebih menyukai versi bersantan, Anda bisa menambahkan sedikit santan encer di akhir proses memasak, namun secara tradisional, hidangan ini lebih dikenal sebagai variasi asam padeh yang tidak bersantan.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post