Menjelma aku
Mencintai laut harus menjadi ombak
Betapapun ombak itu bergulung-gulung
Ia selalu menghempas karang tak berjarak
Bak kasih yang tiada terbendung
_
Mencintai hujan niscaya menjadi ricik
Biarpun ricik itu jatuh tak terbilang
Ia senantiasa membasahi bumi tak melentik
Bagai rindu yang mengekang
_
Mencintai malam mesti menjadi kesunyian
Walaupun kesunyian itu mendera
Ia tetap hadir dalam kehidupan
Laksana cinta yang tak bermuara
_
Mencintai cakrawala pasti menjadi ruang waktu
Meskipun ruang waktu itu tak bertepi
Mencintaimu harus menjelma aku
Yang sekalipun tak pernah meratapi
**
Gambar diambil dari :
**(censored)**;oq=foto+alam+yang+indah&aqs=chrome..69i57j0l3j0i22i30.11269j0j7&client=ms-android-advandigital&sourceid=chrome-mobile&ie=UTF-8#imgrc=z6L9uLHCAoiAUM
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
