Purcahyono

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Derai air mata

Derai air mata

Waktu tak terasa terus merayap

Seakan membawa beribu kisah yang lampau

Kisah cita dan cinta yang tak pernah meratap

Yang tak pernah lagi menghijau

_

Kini rumah itu telah menjadi saksi

Rumah yang seakan dapat bercerita semua kisah

Kepada debu yang menempel pada setiap sisi

Adakah tersisa yang tak bercelah

_

Kini tak terasa di kedua mata

Menetes air mata satu-satu

Hingga berderai air mata

Tak lagi mampu bersekutu

**

Gambar diambil dari :

**(censored)**

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post