Purcahyono

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Hati yang rapuh

Hati yang rapuh

Pada sebuah pohon yang rindang teduh 

Selembar daun yang menguning 

Di sebuah ranting yang tak menjauh 

Ranting yang tak pernah terasing 

Ketika angin datang menyapa daun itu 

Pun daun itu jatuh melayang 

Ia tak mampu melawan pawana yang bersekutu 

Daun itu jatuh pada hamparan rumput yang tak bercabang 

Kini daun itu menggeletak 

Saat angin datang berhembus 

Kembali ia terbawa pawana yang tak dapat dielak 

Seakan tak mampu lepas dari pupus 

 

** 

Gambar diambil dari : 

**(censored)**

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post