Purcahyono

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Di seberang sebuah istana

Di seberang sebuah istana

Sesosok pria menjelang senja berjalan terseok-seok

Dari sebuah rumah yang beratap langit

Berdinding kardus-kardus bekas yang teronggok

Dengan lantai dari tanah yang membau sangit

_

Menyusuri jalan-jalan sudut kota, seperti mengenang perjalanan hidup yang suram

Berjalan pelan saja, serasa memikul beban tak tertahankan

Menatap mata yang sayu, laksana melihat telaga yang muram

Memandang wajah lusuh yang tak bersinar, bagai menyimpan duka kehidupan

_

Di seberang rumah kardus itu, yang terpisah oleh jalan

Berdiri istana yang besar nan megah

Nampak langkah kaki berjalan dengan angkuh nian

Seakan meludah di atas tubuh yang resah

**

Gambar diambil dari :

**(censored)**

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post