Di seberang sebuah istana
Sesosok pria menjelang senja berjalan terseok-seok
Dari sebuah rumah yang beratap langit
Berdinding kardus-kardus bekas yang teronggok
Dengan lantai dari tanah yang membau sangit
_
Menyusuri jalan-jalan sudut kota, seperti mengenang perjalanan hidup yang suram
Berjalan pelan saja, serasa memikul beban tak tertahankan
Menatap mata yang sayu, laksana melihat telaga yang muram
Memandang wajah lusuh yang tak bersinar, bagai menyimpan duka kehidupan
_
Di seberang rumah kardus itu, yang terpisah oleh jalan
Berdiri istana yang besar nan megah
Nampak langkah kaki berjalan dengan angkuh nian
Seakan meludah di atas tubuh yang resah
**
Gambar diambil dari :
**(censored)**
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
