Narasi pagi hari
Memandang dedaunan hijau di pagi hari
Betapa sabar daun-daun itu menanggung beban embun
Tak sedikitpun dedaunan mengeluh sepanjang pagi
Ia selalu sanggup memikul derita yang tak terampun
_
Mendengar kicauan riang burung di pagi hari
Begitu gembira burung-burung itu menerima cobaan
Tak pernah sang burung menggerutu tentang ulat yang telah pergi
Ia senantiasa bernyanyi menyuarakan keindahan
_
Merasakan selarik angin menyapa di pagi hari
Membawa keteduhan yang menyesap ke dalam jiwa
Ia tak pernah lagi enggan untuk beranjak pergi
Hingga akan menyertai sepanjang untaian masa
**
# Menulis hari ke-137 #
Natuna, 18042921
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
