Yang usang
Di tengah hiruk pikuk kota besar yang tak pernah sepi
Di antara seliweran sedan-sedan yang mengkilap
Bemo tua berjalan tersendat, selalu menepi
Dengan sopir menjelang usia senja yang menyekap
_
Menyusuri jalan, yang lebar mulus tak berlubang
Di siram oleh teriknya sang Surya yang menyengat ubun-ubun
Mengharap setetes rejeki dari taxi-taxi yang berlalu-lalang
Sang bemo tak pernah mundur sekalipun
_
Waktu terus merayap tak pernah berhenti
Menyeret semua yang usang tak berbekas
Membawa segala perubahan yang seolah tak berhati
Merampas semua yang lambat tak lagi berkemas
_
Kini, seiring zaman yang semakin maju
Sang bemo tak terlihat lagi di jalan besar itu
Tergantikan dengan sedan-sedan yang seolah selalu mengepalkan tinju
Beriring juga sang sopir yang tidak sanggup lagi menghisap cerutu
**
Gambar diambil dari :
**(censored)**;oq=foto+bemo+di+jalan&aqs=chrome..69i57j33i160.8847j0j7&client=ms-android-advandigital&sourceid=chrome-mobile&ie=UTF-8#imgrc=5AEUCbH7pbblRM
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
