Purcahyono

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Butiran debu

Butiran debu

Sebutir debu pada cermin yang kusam

Ia menjadi penghalang sinar yang memancar indah

Ketika engkau usap butiran debu itu dengan kebaikan tersulam

Maka cermin itu memantul cahaya yang singgah

-

Sebutir debu pada udara yang menempel bersekutu

Ia merubah udara penuh dengan butiran-butiran noda

Saat rintik hujan tumpah membawa debu itu

Maka udara yang jernih menggenangi rongga dada

-

Sebutir debu pada wajah yang muram

Ia membuat sang pemilik wajah tak berseri

Ketika engkau basuh dengan airmata tangis malam

Maka wajah itu menjadi cerah kembali

-

Aku hanyalah sebutir debu pada semesta

Yang terombang-ambing oleh badai nasib

Hanya kepada Sang Pencipta

Ku berserah diri, agar segala risau hilang raib

**

# Tagur hari ke-151#

Natuna, 03052021

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post