Menanti Pilihan-Nya
Dalam penantian yang melelahkan raga
Tak kunjung jua engkau hadir di pelupuk mata
Seolah masih tersimpan rapat oleh Semesta
Membuat risau merayapi bilik sukma
_
Kepada satu nama, yang masih dirahasiakan Tuhan
Kuberharap agar segera singgah, menepis kegelisahan
Sekalipun, tidak banyak hal yang kuinginkan
Selain, dibersamakan dengan seorang pujaan
_
Yang ia sanggup menerima seluruhku
Dengan sepenuh jiwa raganya
Ketika ia mengetahui semua letak kekuranganku
Namun, ia tak pernah beranjak dari atma
_
Oleh karenanya, aku hanya menerima pilihan-Nya
Yang tulus ikhlas menjadi penggenap ganjilnya diriku
Agar saling melebur menjadi satu jiwa
Dan saling melengkapi dengan kata mampu
***
# Tagur hari ke-209 #
Gambar diambil dari :
**(censored)**;oq=foto+malam&aqs=chrome..69i57j0l4.8677j1j7&client=ms-android-advandigital&sourceid=chrome-mobile&ie=UTF-8#imgrc=pMsGXmJqey660M
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
