Purcahyono

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Pusara Puisi

Pusara Puisi

Ku tapak sebuah jalan kecil menuju bukit hati

Di mana terdapat sebuah pusara puisi

Yang mengubur Kisah cinta yang telah bersemi

Ia pun sudah membawa segala kenangan yang tak bertepi

_

Kini, atas nama cinta ku sambangi pusara

Ku langitkan bait-bait doa

Agar cinta itu berumah kembali di jiwa

Bertunas semula untuk menepis semua lara

_

Saat ini, atas nama kenangan ku ziarahi pusara

Ku panjatkan aksara-aksara doa

Barangkali saja kenangan itu menelusup lagi ke bilik sukma

Hingga ia senantiasa meninggalkan bayang pada atma

_

Ku letakkan setangkai bunga yang segar nan semerbak mewangi

Di atas pusara puisi, sebagai tanda cerita masa lalu

Bahwa engkau pernah mengisi perjalanan waktu

Dan akan terlahir kembali untuk menghalau yang semu

***

# Tagur hari ke-202 #

Gambar diambil dari :

**(censored)**;oq=foto+sebuah+bukit&aqs=chrome..69i57j33i160.8371j1j7&client=ms-android-advandigital&sourceid=chrome-mobile&ie=UTF-8#imgrc=qcIGTq_fOx06TM

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post