Purcahyono

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Pada Malam Pilu

Pada Malam Pilu

Seekor katak pada sebuah tepian kolam yang tak jauh dari mata

Tercenung dalam kesendirian menatap senja yang kian temaram

Ada setitik asa dalam dirinya, yang telah lama dinanti

Ia ingin malam segera menyambanginya bersama sang purnama

_

Karena ia akan bersenandung ria tentang kerinduan

Sang rembulan pun telah beringsut dari peraduannya

Sang katak segera menembangkan tentang malam yang syahdu nian

Seiring malam yang semakin menua

_

Tentu saja sang katak sangat bersuka cita tak terkira

Ia berharap agar malam beserta rembulan tak lekas sirna

Namun, semesta berbicara lain kepadanya

Seketika hatinya diselimuti risau, melihat awan hitam menyelimuti purnama

_

Sesaat kemudian, tangis langit pun tumpah tak terkira

Yang bagi sang katak, seperti sembilu menikam jantung

Kembali ia termenung dalam ketidakpercayaan

Yang menurutnya bagai mural tak lagi menemukan bentuknya

***

#Tagur hari ke-224 #

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post