Purcahyono

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Perihal Cinta

Perihal Cinta

Sekuntum bunga yang mekar merekah senantiasa menebarkan wewangian

Ia selalu memberikan keindahan bagi sepasang mata sang insan

Dan ia juga meninggalkan sekeping rindu bagi kupu-kupu untuk kembali menyinggahinya

Hingga musim bunga telah terlewati, ia tetaplah dinanti dalam perjalanan waktu

_

Cinta tak memberikan apa-apa kecuali dirinya sendiri

Seperti halnya sekuntum bunga dengan wewangiannya

Mungkin saja, cinta menyuguhkan wangi yang menelusup ke hati

Meskipun, ia tiada mengambil apa pun kecuali dari dirinya sendiri

_

Cinta tiada memiliki, pun tiada ingin dimiliki

Serupa dengan sekuntum bunga dengan keindahannya

Barangkali saja, cinta menghadirkan bulir-bulir keindahan yang bersemayam di atma

Dan itu telah cukup bagi cinta

***

# Tagur hari ke-222 #

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post