Sepasang Pipit dan Seorang Petani
Sepasang pipit terlihat bersenda gurau pada sebuah ranting yang tak tinggi
Pun tak lama kemudian telah berdiri sebuah rumah yang mungil dan nyaman
Tempat sepasang pipit berlibdung dari musim yang singgah silih berganti
Juga tempat ia melenakan raga dan hati setelah seharian meniti hidup
_
Ketika musim hujan menghampiri tiada henti tanpa pernah diduga sebelumnya
Menyebabkan seorang petani menunda suka citanya yang telah disimpan sekian lama
Namun tidak bagi sepasang pipit, disembunyikannya rasa suka cita itu
Agar tidak menciderai hati seorang petani
_
Sewaktu semesta bersahabat bagi seorang petani dan sepasang pipit
Sebagaimana sang Surya menyirami buana dan hujan hanya sesekali singgah
Sehingga tampak dalam pandangan , permadani kuning keemasan
Maka seorang petani dan sepasang pipit bersama meluapkan rasa gembira
***
# Tagur hari ke-223 #
Gambar diambil dari :
**(censored)**;oq=foto+burung+pipit&aqs=chrome..69i57.8767j0j7&client=ms-android-advandigital&sourceid=chrome-mobile&ie=UTF-8#imgrc=q-Ot4jXc7jTc6M
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
