Purcahyono

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Yang Bijak

Yang Bijak

Tiada yang lebih bijak dari Matahari pagi

Yang mesti mengalah pada mendung yang menyinggahi

Namun, tak pernah ia menyesali diri

Sebab tanpanya, sekuntum bunga telah merekah di hati

_

Tak ada yang lebih arif dari seekor kupu-kupu

Ketika tiada menjumpai putik-putik bunga

Akan tetapi tak pernah sekalipun ia menggerutu

Karena tanpa bunga pun, ia senantiasa menebarkan kebaikan tak terkira

_

Tiada yang lebih tabah dari sang insan

Sewaktu tak bersemuka dengan sang Surya

Karena Matahari telah menjelma ke dalam dirinya

Menjadikan sirna segala lara dalam atma

_

Pun tak ada yang lebih sabar dari sang insan

Saat tiada menemui sekuntum bunga

Namun disimpannya rasa risau itu dalam setiap untaian waktu

Hingga wewangian telah menelusup ke dalam jiwa

***

# Tagur hari ke-231 #

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post