Yang Bijak
Tiada yang lebih bijak dari Matahari pagi
Yang mesti mengalah pada mendung yang menyinggahi
Namun, tak pernah ia menyesali diri
Sebab tanpanya, sekuntum bunga telah merekah di hati
_
Tak ada yang lebih arif dari seekor kupu-kupu
Ketika tiada menjumpai putik-putik bunga
Akan tetapi tak pernah sekalipun ia menggerutu
Karena tanpa bunga pun, ia senantiasa menebarkan kebaikan tak terkira
_
Tiada yang lebih tabah dari sang insan
Sewaktu tak bersemuka dengan sang Surya
Karena Matahari telah menjelma ke dalam dirinya
Menjadikan sirna segala lara dalam atma
_
Pun tak ada yang lebih sabar dari sang insan
Saat tiada menemui sekuntum bunga
Namun disimpannya rasa risau itu dalam setiap untaian waktu
Hingga wewangian telah menelusup ke dalam jiwa
***
# Tagur hari ke-231 #
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
