Purcahyono

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Pagi Ini

Pagi Ini

Ku telusuri jalan setapak pada pagi ini

Nampak cahaya fajar yang merekah

Kian lama semakin merona sang surya

Merupa dengan wajah-wajah yang bersuka cita

-

Setetes embun yang bening di ujung sehelai daun

Embun itu jatuh menempel di udara

Kemudian luruh ke bumi , tiada yang dapat mencegahnya

Setelah ia melalui malam yang panjang

_

Terlihat' burung-burung keluar dari rumahnya

Seusai mengeram diri di dalam istananya

Kini bersahutan menembangkan kegembiraan

Ketika menjumpai seekor ulat yang terlena

_

Ku terus berjalan mengikuti matahari yang kian meninggi

Mencari sebutir embun yang mungkin saja masih tersisa

Mencari seekor burung yang senantiasa bersenandung

Hingga tiada lagi ku temui apa yang ku cari

***

# Tagur hari ke-256 *

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post