Sebatang Pohon Puisi
Aku angankan sebatang pohon adalah puisi
Rerantingnya adalah larik-larik puisi
Dedaunan yang rimbun adalah kumpulan kata yang kurangkai
Yang kucari dalam pelataran ribuan aksara
_
Mungkin di antara reranting itu, engkau temukan sebuah kalimat metafora
Menjadikan reranting itu menyimpan keindahan
Tak pernah ia patah, meskipun selarik angin menerpanya
Ataupun ia mengering didera oleh musim kemarau yang menyinggahinya
_
Dan di antara dedaunan itu bisa saja engkau jumpai kalimat personifikasi
Membuat dedaunan itu menyajikan keelokan
Di setiap helai daunnya, terdapat tentangmu
Tiada lagi ia luruh oleh embusan pawana yang menyapanya ataupun oleh musim yang silih berganti
_
Pohon itu melahirkan tunas-tunas baru
Sebagai anak-anak pohon puisi
Demikian seterusnya, tak lagi dibatasi oleh ruang dan waktu
Karena puisi adalah keabadian itu sendiri
***
# Tagur hari ke-254 #
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
