Purcahyono

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Sebatang Pohon Puisi

Sebatang Pohon Puisi

Aku angankan sebatang pohon adalah puisi

Rerantingnya adalah larik-larik puisi

Dedaunan yang rimbun adalah kumpulan kata yang kurangkai

Yang kucari dalam pelataran ribuan aksara

_

Mungkin di antara reranting itu, engkau temukan sebuah kalimat metafora

Menjadikan reranting itu menyimpan keindahan

Tak pernah ia patah, meskipun selarik angin menerpanya

Ataupun ia mengering didera oleh musim kemarau yang menyinggahinya

_

Dan di antara dedaunan itu bisa saja engkau jumpai kalimat personifikasi

Membuat dedaunan itu menyajikan keelokan

Di setiap helai daunnya, terdapat tentangmu

Tiada lagi ia luruh oleh embusan pawana yang menyapanya ataupun oleh musim yang silih berganti

_

Pohon itu melahirkan tunas-tunas baru

Sebagai anak-anak pohon puisi

Demikian seterusnya, tak lagi dibatasi oleh ruang dan waktu

Karena puisi adalah keabadian itu sendiri

***

# Tagur hari ke-254 #

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post