Di Halaman Rumah
Sebatang pohon anyelir yang engkau tanam
Di halaman rumah beberapa waktu yang lalu
Tumbuh subur menjadi penyejuk mata
Menghias halaman rumah yang tak seberapa luas
_
Ia telah melewati musim yang silih berganti
Namun putik-putik bunganya selalu merekah
Seiring dengan waktu yang telah engkau lalui, ketika meninggalkannya
Pun bersama rindu yang kian menyesap atma
_
Ku rawat dan jaga pohon itu
Sebagaimana aku memelihara rindu di hati
Agar ia tak pernah memudar
Hingga engkau pulang membawa selaksa rindu
# Tahir hari ke-288 #
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
