Purcahyono

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Gundah Sang Pujangga

Gundah Sang Pujangga

Naskah-naskah menumpuk, tiada lagi tersentuh

Lembaran kertas masih saja putih bersih

Pun sebotol tinta utuh terisi penuh

Sepertinya benda-benda itu masih setia menanti sebuah sentuhan

-

Entah sampai kapan menunggu

Seandainya mereka dapat berbicara

Tentu dengan lantang, mereka mengadu

Kapankah mereka akan disentuh ?

-

Ketika ribuan aksara memenuhi isi kepala

Saat segudang ide mengisi alam pikiran

Hingga menggenanginya, tak lagi tertampung

Namun, apa daya jika gundah memeluk erat sang pujangga

-

Tak sebuah kata pun dapat digoreskan pada kertas putih itu

Tiada sepotong ide pun dapat di tuangkan pada naskah yang bertumpuk

Seumpama, benda-benda itu dapat mengeluh

Tentu, disampaikannya kepada waktu yang telah menjeratnya

# Tagur hari ke-289 #

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post