Pesan Sang Ayah
Ada seorang anak berlari-lari kecil pada sebuah tanah lapang
Ia berusaha menerbangkan layang-layang dengan seutas tali
Ketika selarik angin datang, ia bergembira karena dengannya ia dapat menerbangkan layang-layang
Seperti ia menerima hadiah dari sang ibu
_
Layang-layang itu dibuat oleh sang ayah dari sebatang bambu dengan segala kreatifitasnya
Berharap sang anak dapat bermain tanpa pernah menoleh dari yang sederhana
Sang ayah berpesan kepada si anak, agar berhati-hati menerbangkannya
_
Sang anak pun mengerti akan pesan tersebut , ia sangat berhati-hati sekali memainkannya
Namun, malang tak dapat dielak, suatu waktu tali itu rapuh dan akhirnya putus
Hingga layang-layang itu terbawa angin entah kemana
Menyebabkan sang anak bersedih hati, namun ia tabah menceritakannya kepada sang ayah yang bijak
***
# Tagur hari ke-278 #
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
