Purcahyono

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Telaga Cinta di Matamu

Telaga Cinta di Matamu

Ku lihat telaga cinta di matamu 

Airnya yang jernih, menjadi tanda beningnya cintamu 

Ku ingin menyelam di kedalamannya, di sela-sela akar cintamu 

Sehingga ku rasakan kesejukan menyesap ke dalam hatiku 

Bulir-bulir air mata bahagia selalu menggenangi telaga cinta 

Tak pernah kering oleh musim kemarau yang mendera 

Bahkan genangan air itu meluap sampai memenuhi bejana atma 

Ia senantiasa meneduhkan bagi setiap lara 

Ketika sang surya menyinggahi telaga 

Cahayanya diserap kemudian memantul binar-binar cinta 

Pun saat gelinang jingga menyambangi telaga 

Tiada pernah lagi ku rasakan sebuah duka 

 

# Tagur hari ke-298 #

 

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post