Perihal Orang-orang Perkasa
Seorang lelaki separuh baya tampak telah memasang layar pada perahunya
Layar yang lebar melebihi luasnya samudra yang akan diarungi
Ya , ia akan memintasi setiap jengkal laut seperti ia menapaki kehidupannya
Seperti itulah cita-cita sang pelaut ulung ! gumamnya dalam hati
-
Akan tetapi suatu waktu ia tak menemukan lautan
ia pun menjadi risau, sebab kemana lagi akan berlayar
Berusaha ia mencari di setiap sudut kehidupannya
Dan ia pun menjumpainya di dalam dadanya
-
Ternyata lautan yang ia temukan lebih luas dari yang pernah ia pintasi
Walaupun geriap ombak lebih besar namun selalu dapat ia lalui
Sesekali tanpa pernah diketahui datangnya, menghampiri badai
Akan tetapi senantiasa dapat ia lewati dengan sekeping ketabahan
-
Begitupun ketika ratusan camar datang menyinggahinya
Untuk mengabari tentang rindu dari orang-orang yang dikasihinya
Ia pun menyimpan berita rindu itu dalam-dalam
Sedalam lautan kasih yang tak bertepi
-
Hingga pada saatnya betapa gembira hatinya
Ketika tampak di kejauhan ujung pantai
Terlihat dedaunan di gerigi pantai luruh
Namun daun telah memahat cerita orang-orang yang perkasa
***
Tagur Hari ke-326
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
