Rembulan
Ku ingin pergi ke tempatmu wahai bulan
Di mana akan ku dapati awan biru menghampar langit
Bergelinang cahayamu yang penuh keteduhan
Tersedu takjub menatap bersama kabut
_
Walaupun tiada bintang bersamamu
Namun, kau tetap bersinar
Pun jika bintang-bintang bertaburan bersamamu
Semakin eloklah engkau wahai rembulan
_
Terkoyak dan membentuk sabit
Kau tampakkan kembali keindahanmu
Terkadang sempatku torehkan tinta
Tuk tumpahkan rasa penasaran jiwa akan keelokanmu
_
Rasa syukur tak pernah henti
Menggenang bak samudra luas tak bertepi
Betapa besar karunia Sang Pencipta
Hai rembulan, engkau menjadi penghias semesta , hari memandang tak jemu hingga kini dan nanti
***
Tagur hari ke-320
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
