Wajah Berkabut Sepi
Seorang lelaki tua pada titian sunyi
Bercerita ria atas ingatan yang sebatas ilusi
Kadang kala kelakar tawanya menggema bahagia
Suatu waktu tersedu-sedu oleh angan yang tak nyata
_
Lelaki senja dengan wajah berkabut sepi
Yang telah menyelami pahit getirnya realita yang fana
Ia lalui setiap putaran waktu dengan sebongkah ketabahan
Tak pernah risau maupun menggerutu akan takdir yang dijalaninya
_
Kisah cemerlang kadang menghampirinya
Ia panjatkan rasa syukur kepada Sang Pencipta
Yang telah memberikan setitik karunia-Nya
Disimpannya ke dalam jiwanya yang seluas lautan
_
Kisah suram sesekali menyambanginya
Namun ia terima dengan rasa ikhlas
Sebab ia tak pernah berkecil hati
Menjadikan ia selalu memetik setiap hikmah
_
Hidupnya adalah lembaran kehidupan yang senantiasa jernih
Setiap langkahnya tergores sebuah lukisan indah
Dan ia sadar di setiap detik ia lewati
Tuhan selalu ada bersamanya
***
Tagur hari ke-330
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
