Sajak Rindu
Sajak-sajak rindu bertebaran memenuhi ruang imajinasi, seakan tak pernah habis untuk digoreskan pada lembar-lembar kosong
Ketika rindu menghampiri hati, dan bersenyawa dengan sebuah kata, maka ia pun melahirkan bermacam arti
Begitupun, saat rindu menelusup ke dalam ribuan aksara, ia pun membuat sebuah sajak memilki banyak makna
Tak pernah letih para perindu untuk menuangkannya pada sajak-sajak romansa
_
Mungkin suatu waktu rindu itu menjelma pada sebuah bunga, ia pun menjadi sebuah kalimat metafora yang indah
Pun sajak itu bisa saja menebarkan wewangian, tersebab rindu telah bermetamorfosis ke dalam bunga
Dan perindu tak pernah risau, ketika rindu menyambanginya
Karena ia telah menemukan bunga untuk diguratkan dalam sajaknya
-
Begitulah, sajak-sajak rindu tak hanya pada sebuah bunga, terkadang ia ada pada hujan, telaga, bahkan pada air mata
Semua menjadi inspirasi bagi perindu untuk menuangkannya dalam sajak
Ketika imajinasi dan rasa saling bertautan
***
Tagur hari ke-362
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
