Purcahyono

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Siluet Rindu

Siluet Rindu

Di sudut taman yang tak jauh dari hati

Engkau masih duduk tercenung

Seraya menatap rembulan yang bercahaya

Serasa tak ingin beranjak dari tempatmu

_

Sesekali terdengar senandung burung malam

Yang menembangkan tentang kesunyian beserta rindu

Di sudut hatimu engkau berusaha menjahit rindu yang mungkin telah koyak

Begitulah malam ini , rindu telah membawamu ke dalam relung hatimu sekaligus menakar arah hati

_

Sementara di sudut lain taman

Terlihat siluet selembar daun luruh

Dalam cahaya sang purnama yang kian memudar

Engkau berusaha menata hati agar tak ikut runtuh

_

Walaupun rindu telah membawamu ke dalam penantian tak berujung

Namun , telah engkau tetapkan hati untuk tak goyah

Bahwa siluet rindu bukanlah selembar daun yang tanggal

Yang memang sudah tiba waktunya ia gugur

***

# Tagur hari ke-343

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post