Pengelana Kata
Tak terbilang lagi waktu yang telah ia jelajahi untuk mencari sebuah kata
Terus ia menyusuri jalan setapak tak berlubang, suatu waktu ia menemukan sebuah kata pada saat ia bahagia
Walaupun kadang ragu menyelimuti hatinya
Namun dihapusnya jejak-jejaknya yang ragu oleh tangis langit
_
Tak terhitung lagi waktu yang telah ia lewati untuk mencari sebuah kata
Tiada pernah letih ia meneliti jalan kehidupan tak bertepi
Suatu saat ia menjumpai sebuah kata pada saat ia terluka
Akan tetapi segera dibasuhnya luka itu oleh cahaya pagi yang menjelang
_
Tak terkira lagi waktu yang telah ia lalui untuk mencari sebuah kata
Tak pernah jemu ia meniti palung hati yang dalam
Sesekali ia mendapatkan sebuah kata pada saat ia rindu
Namun dirahasiakannya binar rindunya kepada embun bening itu
***
Tagur hari ke-379
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
