Purcahyono

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Rintik Hujan Pagi Ini

Rintik Hujan Pagi Ini

Rintik hujan masih jatuh satu-satu pada pagi ini, setelah semalaman ia mengguyur tanpa henti.

Ia membawa gigil yang menyelimuti rasa untuk beranjak dari mimpi yang telah terlewati

Kulihat dari balik jendela, rinai masih saja menggelayuti pagi ini

Seakan ingin terus memeluk erat pagi ini, tak ingin berlalu

Menjadikan pohon-pohon bunga risau sebab ia menanti sang surya untuk memekarkan kelopak-kelopak bunga

Membuat seekor burung gelisah karena ia tak bisa menjumpai seekor ulat

Menyebabkan seekor kupu-kupu resah ketika tidak dapat mengunjungi putik-putik bunga

Hujan senantiasa dinanti namun terkadang menghadirkan cerita yang lain

***

Tagur hari ke-369

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post