Mesti Mengalah
Indahnya rembulan ketika bercahaya
Ia pancarkan sinarnya yang penuh keteduhan
Namun, dipilihnya awan untuk menyelimutinya
Berharap sesuatu agar terwujud, ia lesapkan beribu asa
-
Sementara di sudut lain cakrawala
Bintang gemintang saling berebut memancarkan sinarnya
Tak pernah memilih kepada siapa ia berikan
Begitulah yang seharusnya ! Ujarnya
_
Seperti halnya seekor burung malam
Yang harus mengeram diri di dalam istananya
Walaupun berkeinginan sangat untuk bersenandung
Akan tetapi, ada waktunya ia mesti mengalah pada nasib
***
#418Tagur hari ke- 22
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
