Sebuah Asa
Selaksa doa mengiringi Desember yang hendak undur diri, di sela-sela rintik kenangan menemani putaran detik, memintal bentangan masa menuju perguliran warsa
Desember meninggalkan jejak cerita dalam bilik memori, terdapat deretan kisah indah yang membuat tersenyum, juga terselip penggalan pilu yang mungkin saja suatu waktu meluruhkan air mata.
Pada relung waktu yang akan bergulir, telah kusiapkan sepenuh hati, seuntai doa kepada Sang Pencipta sebuah pengharapan untuk hidup yang lebih baik seiring sang surya terbit di hati.
Januari akan segera mekar, kusambut kelopak-kelopak bunga yang merekah serta wewangian yang menguar untuk kusimpan dalam jiwa bersama harapan yang kembali utuh , memunguti hati yang remuk agar kembali terbentuk.
***
#396
Tagur hari ke-1
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
