Purcahyono

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Di Sudut Matamu

Di Sudut Matamu

Hujan masih setia membersamai senja ini. Hingga rintiknya menggenangi pelupuk mata, berulangkali engkau usap namun selalu memenuhi.

Akan tetapi setelah sekian waktu genangan itu akhirnya mampu membawa rindu, yang telah lama tak menetas. Kini seberkas cahaya mengisi sudut matamu.

***

# 438

Tagur hari ke-42

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post