Purcahyono

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Suatu Pagi

Suatu Pagi

Sebutir embun masih menggantung di ujung pucuk daun, setelah ia melewati malam yang panjang. Sementara cahaya sang Surya tanpa malu-malu menyeruak di antara dedaunan hingga ia masuk lewat celah-celah bilik jendela.

Seekor burung kecil di sebuah ranting asyik ramai bersenandung. Semilir angin datang membawa kesejukan.

***

# 433

Tagur hari ke- 37

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post