Purcahyono

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Tak Pernah Layu

Tak Pernah Layu

Engkau tahu cintaku tak pernah layu kepadamu, seperti sekuntum bunga yang mekar merekah. Kelopak-kelopak bunga senantiasa mengembang seiring doa-doa tentang keluhuran cinta. Sebatang tangkai yang kokoh, ia menjadi penegak yang tak mudah goyah. Dan akar yang kuat menghujam, tak pernah cemas oleh musim yang silih berganti.

***

# 434

Tagur hari ke- 38

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post