Narasi Sebuah Pohon
Pohon-pohon itu tertegun, setiap hari ia mendapat sentuhan yang penuh kasih. Tak terhitung air yang ia hirup, diserapnya hingga ke akar menjadikan ia tumbuh kokoh .
Sebagai wujud syukurnya, ia rimbunkan dedaunan menjadi penyejuk mata, peneduh di saat terik menghampiri. Di lain waktu ia lahirkan bunga-bunga yang mekar merekah.
Ia bersahabat dengan beberapa serangga, menjadi istana yang nyaman bagi seekor ulat, sesekali bertandang sekelompok burung seraya bersenandung, dan mengundang seekor kupu-kupu untuk sejenak singgah.
Ia pun berterima kasih kepada sang bumi yang telah memberikan tempat berpijak, kepada sang matahari yang tiada jemu mengunjunginya, dan kepada malam yang telah meninggalkan butiran embun pada helai-helai dedaunan.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
