Di Ujung Penantian
Kita telah sampai di ujung jalan, entah telah berapa lama kita menempuhnya bukan sebab kita amnesia tetapi karena ingatan kita selalu penuh dengan hal-hal yang indah.
Segala cerita pilu ataupun kisah yang meluruhkan air mata tak pernah lama bersemayam dalam benak kita.
Sepanjang jalan , kita lalui sabana yang hijau seperti halnya cinta kita yang tak pernah menua, pohon-pohon yang senantiasa melahirkan bunga-bunga kemudian bunga-bunga itu menyapa kita.
Begitupun ketika musim silih berganti, tak pernah menjadi rintangan dalam perjalanan. Walalupun jalan itu berkelok-kelok penuh liku.
Akhirnya , nampak oleh kita sebuah persinggahan, di sanalah tempat kita melabuhkan segala rasa yang pernah menghampiri raga dan jiwa kita, hingga kita menanti saat-Nya
***
# 453
Tagur hari ke57
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
