Seorang Anak Memandang Pandemi
Seorang anak yang menyimpan mendung, matanya tertinggal di jalan menuju pemakaman
Ia keluarkan gerimis dari saku baju dan hari menjadi gelap
Ia menatap heran orang-orang berbaju putih, memakai masker silih berganti menggali tanah pemakaman
Satu per satu jenazah yang terbungkus rapi itu turun ke dalam liang lahat diiringi Isak tangis yang tak lagi tertahan
_
Di jalan menuju pemakaman, ia bayangkan seluruh jasad itu dirinya, ayah, dan ibunya
Saling melepas duka ke udara, kemudian merubah menjadi rintik hujan untuk membasahi pemakaman, menyeret semua kisah sedih
Pada setiap rintik, ada pesan terakhir sebelum menjadi pemakaman untuk hidup menjadi seekor burung di alam bebas
Karena burung tak pernah terikat oleh apapun dan kehilangan rumah
_
Pemakaman kini telah menjadi hal biasa, seolah orang memandang kematian, seperti melihat dedaunan yang luruh
Tak ada yang berziarah, tiada juga bunga-bunga, yang ada hanya ketakutan yang berubah menjadi batu
Anak itu berjalan melewati pohon akasia, sehelai daun yang gugur jatuh di atas kepalanya, mengabarkan tentang pandemi yang begitu mencemaskan dalam sejarah hidup
_
Baginya, ayah adalah pohon segala musim yang dapat membuat hidup bertahan dari segala musim
Dan, ibu adalah tanah paling dalam, tempat segala kebahagiaan tumbuh
Anak yang baru seumur jagung itu telah kehilangan kata-kata, merasa tak mampu lagi hidup di daratan
Pagi ini, anak itu berangan menjelma burung untuk mencari Tuhan pada setiap sudut cakrawala
Semakin tinggi, baginya makin baik ia memintasi langit, seraya ia bertahlil di dalam udara
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
