Purcahyono

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Ketika Telah Tiba

Ketika Telah Tiba

Butiran-butiran padi itu kian merunduk, telah sekian waktu ia telah menguning

Tampak dari kejauhan ia seperti permadani yang berkilau tertimpa cahaya sang surya

Padi yang gemuk bersuka-cita ia untuk dipandang, padi yang kurus malu ia enggan disentuh

Tak terhitung waktu, sang petani dengan tekun merawatnya, irigasi yang tak pernah kering selalu dinantinya

Meski sesekali bertandang hama, namun senantiasa berhasil ditepisnya

_

Musim yang kadang berubah tak tentu, selalu ia lewati dengan ketabahan tak pernah menggurutu

Di lain waktu, tanpa dapat diterka datangnya sekelompok burung pipit untuk sejenak berpesta pora

Hingga pada saatnya tiba, berbondong-bondong petani dengan wajah sumringah memetik hasil jerih payahnya

Begitupun sekelompok burung pipit kembali singgah untuk membangun istananya

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post