Jiwa yang Hilang
Kehidupan kita yang sedang kita jalani sekarang, bukan semata ditopang oleh fisik yang kuat atau badan yang sehat, bahkan dalam kajian tasawuf fisik itu tidak ada arti apa-apa, ia hanyalah ibarat sarang) sangkar, apabila isinya pergi maka sangkar itu tidak memiliki arti lagi.
Seperti itulah permisalan orang yang dalam hidupnya kehilangan ruh kehidupannya, berapapun gagah dan cantiknya fisik, maka itu tidak ada nilainya, artinya nilai kehidupan kita ini bukan pada fisik, bukan pada harta benda yang di miliki.
Kita sering mendengar orang bicara, cantik-cantik kok maling, itu berarti ruh kecantikan hilang dari dalam dirinya, orang yang enggan untuk sholat berarti ruh sholat belum ia dapatkan, kalaupun ia sholat, maka perbuatan-perbuatan maksiat lain akan tetap ia lakukan. Betapa banyak hal ini kita saksikan hari ini, ringkasnya sholatnya belum mampu mencegah ia dari melakukan perbuatan keji dan mungkar.
Kalau kita lihat saat ini amal kita sangat banyak dari sisi kuantitas, namun nihil dari kualitas. Allah tidak semata melihat amal seseorang dari segi kuantitas, tapi yang Allah lihat itu adalah kualitas (keikhlasan) dalam melakukannya. Dalam hal ini kita sering mendengar kalam "Allah sangat senang dengan amalan yang dikerjakan terus-menerus walaupun sedikit dari pada amalan yang banyak tapi tidak istiqomah.
Orang yang beramal seperti ini akan lelah dengan sendirinya, dan pada akhir jenuh dalam beramal, karena hilangnya ruh dari setiap amalan itu, kebanyakan amalnya hanya untuk pamer, ingin ini dan itu, kalau dihadapan orang banyak bertambah taatnya, dan kalau tidak ada orang maka ia tidak melakukan apa-apa, bahkan cenderung melakukan maksiat.
Kehilangan jiwa dari setiap amalan sama saja dengan buih di lautan. Marilah kita belajar kembali untuk mengetahui rahasia-rahasia dari setiap amalan akan kita lakukan.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan